Jumat, 10 Juni 2016

Ondel-ondel

Ondel-ondel adalah ikon khas kota Jakarta. Ondel-ondel sering hadir pada acara istimewa seperti pesta perkawinan, khitanan, peresmian gedung baru dan juga pesta budaya khas Betawi, budaya asli orang Jakarta.


Asal usul ondel-ondel tidak jelas, tapi ada pedagang asing yang menulis tentang arak-arakan 'boneka besar' pada abad ke-17. Dulu orang percaya, ondel-ondel bisa menjadi penolak bahaya. Itu sebabnya ada arak-arakan ondel-ondel berkeliling desa. Sekarang, ondel-ondel hadir untuk memeriahkan berbagai acara dan festival.

Boneka raksasa setinggi dua setengah meter ini biasa hadir sepasang, laki-laki dan perempuan. Mereka terbuat dari kerangka bambu dan bahan kertas, bermuka topeng dan rambutnya dari kertas berwarna-warni. Mereka digerakkan oleh penari di dalamnya. Biasanya mereka menari diiringi musik khas Betawi yaitu orkes tanjidor atau rebana.

Ondel-ondel begitu populer, ada lagu rakyat tentangnya. Ini tautan ke lagu Ondel-Ondel.

Tanggal 22 Juni adalah hari ulang tahun kota Jakarta. Sebulan penuh akan ada pesta rakyat di berbagai daerah di Jakarta. Pastinya ondel-ondel akan hadir di sana.




Senin, 19 Oktober 2015

Tumpengan

Tumpengan pada acara ulang tahun.

Tumpeng sering menjadi sajian utama pada acara penting seperti acara ulang tahun, syukuran rumah baru, kantor baru, pekerjaan baru dan banyak lagi. Tradisi makan tumpeng aslinya adalah kebiasaan masyarakat Jawa, Madura dan Bali, tapi sekarang banyak orang menjalankannya. Acara makan tumpeng biasa disebut 'Tumpengan'.

Tumpeng terbuat dari nasi kuning yang dibentuk kerucut, disajikan dengan lauk-pauk seperti ayam goreng, telur dadar, sayur urap, tempe/tahu bacem dan lauk lainnya di atas tampah. Tampah ini dialasi daun pisang yang dihias. 

Tradisi membuat tumpeng dimulai pada jaman masyarakat tradisional pra-Islam dan Hindu. Bentuk kerucut tumpeng melambangkan gunung-gunung yang banyak terdapat di Pulau Jawa. Masyarakat jaman itu percaya, gunung adalah tempat para leluhur mereka berada. Itulah asal mula bentuk kerucut tumpeng.

Tumpeng selalu dibuat ketika masyarakat tradisional mensyukuri kejadian penting seperti panen yang berhasil, keadaan desa yang aman makmur dan sebagainya. Tumpeng merupakan bentuk rasa syukur masyarakat, itulah sebabnya hingga kini, tumpeng selalu dihubungkan dengan perayaan kegembiraan dan syukuran seperti yang disebut di awal artikel ini.

Versi audio:

Tentang Indonesia